Senin, 25 Juli 2011

Junior to Senior

Apa kabar semuanya?? Baik2 aja kan?? I hope so..

Ehmm,, Akhirnya... Akhirnya. AKHIRNYA masa saya sebagai junior telah berakhir.. Yah,, gak sepenuhnya berakhir sebagai junior sih, karena saya masih memiliki senior, yaitu mahasiswa angkatan 2009, 2008, 2007, 2006, 2005, 2004, 2003 (Ha?? Masih ada yang angkatan segitu??). Hehe. Tapi setidaknya saya dan teman-teman seangkatan saya (angkatan 2010) nggak akan memperoleh perlakuan yang sama lagi, karena kami bukan yang paling bungsu lagi.


Kalau di keluarga, biasanya anak bungsu itu (kata orang) adalah anak yang paling disayang,, di kuliahan pun begitu, senior juga sayang dengan kita, sayang kalau gak dikerjain.. ^_^.. 


Pengalaman menjadi junior di angkatan saya (katanya) nggak separah pengalaman para senior saya yang terdahulu.. Kata mereka kami beruntung, karena di masa kami tidak diperbolehkan adanya kekerasan terhadap junior.. Mereka bilang apa yang mereka lakukan terhadap kami itu belum seberapa dibandingkan apa yang dilakukan senior mereka dulu..

Yah, walaupun tidak separah yang dulu, namun senior selalu saja mengerjai kami, menggertak kami, memaki kami, menghukum kami, bahkan keluar kata-kata kasar (ex: P*nt*k) yang menurut saya tidak pantas untuk diucapkan oleh seorang mahasiswa. Tapi, mereka berdelik, bahwa yang mereka lakukan itu untuk kebaikan kami, melatih mental kami sebagai mahasiswa Teknik. Karena kata mereka, kami sebagai mahasiswa teknik tidak boleh mudah tersinggung, dan mentalnya harus kuat.. Karena kami dididik untuk menjadi guru di SMK yang (katanya) siswa di SMK itu kasar. Saya juga tidak tau, karena saya dari SMA. Tapi kok teman saya dari SMK ada yang bencong ya?? atau mungkin bencong itu adalah tingkatan tertinggi yang digapai dari seseorang yang kasar, dan preman?? Hehe..



Baru-baru ini (Sekitar 2 minggu yang lalu) ada sedikit konflik antara mahasiswa 2009 dan kami (2010) perihal mata kuliah yang akan diambil di semester ganjil berikutnya. Mereka protes, karena kami dari 2010 banyak mengambil mata kuliah mereka, dan mereka mulai berkata kasar di grup facebook kami.. Menurut beberapa anggota angkatan 2010, itu kesalahan mereka sendiri. Kan mereka sudah tahu, dalam pengambilan mata kuliah, akan terjadi kompetisi, dan siapa cepat dia dapat. Salah mereka, padalah sudah tau bahwa pengambilan mata kuliah kami ber-sistem online, dan di mulai pada pukul 8 pagi, kenapa mereka mengambilnya malam hari (lebih dari 8 jam dari saat pengambilan mata kuliah dimulai),  ya jelas saja mata kuliah banyak yang sudah penuh kelasnya. Tetapi, di akhirnya mereka bilang "Kalau senior salah, balik ke pasal satu. Utamakan senior dong". Tentu saja kami tidak terima, kita semua memiliki hak, kita semua membayar. Yah, walaupun saya sebenarnya juga sedikit iba terhadap para senior 2009 kami yang mata kuliahnya diambil oleh beberapa dari kami, tapi tidak sepantasnya mereka berkata demikian.
Yah, akhirnya perselisihan pun berhenti, setelah teman-teman bertanya ke ketua jurusan, dan ketua jurusan bilang, quota dalam kelas akan ditambah,,


Note:
pasal 1 berbunyi: Senior selalu benar.   (Apakah kalian para junior bisa menerima??)


Yah, paling tidak akhirnya kehidupan kami sebagai mahasiswa paling bungsu di kampus berakhir, pasal-pasal dan aturan-aturan yang dibuat oleh para senior terdahulu tidak berlaku lagi kepada kami, karena itu hanya berlaku bagi mahasiswa paling bungsu..


Selamat tinggal kehidupan sebagai junior terkecil, selamat datang kehidupan sebagai salah satu senior.. :)


Audisi Model Kepala Paling Mirip Ujung Rexona

Laskar Hentak-Hentak Bumi

25 komentar:

  1. :O :O :O
    Bullying is silly! Senior-senior bertindak begitu supaya dicap keren dan bakal ada yg takut. Well, mungkin di depan kita keliatan takut. Tapi di belakang, kita udah memikirkan cara untuk ngancurin mereka!! (lah kok malah emosi di sini, hahaha)

    Parah banget itu. Senior itu nggak selalu benar. Ih, kalo aku jadi rektor di sana DROPOUT semua senior. Melatih mental bukan kayak gitu caranya, itu mah melatih orang2 supaya bisa dendam sama mereka! untung aja di kampusku ga ada yg kyk gtu...

    BalasHapus
  2. @Alvi: Setuju,, Menurut pengamatan saya nih ya, Senior yang meng-ospek itu umumnya muncul pas awal perkuliahan saja, pas udah beberapa minggu kuliah, mereka menghilang.. #Aneh

    Apa yang mereka perbuat malah bikin junior mereka hilang hormat dengan mereka..

    My Wish: Semoga saya tidak menjadi seperti mereka..

    BalasHapus
  3. My wish: Semoga si Alvi jadi rektor...

    BalasHapus
  4. asik uda jadi senior yah??
    ihh aku jadi ngefans :p

    BalasHapus
  5. @Ugha: Nggak enak lagi jadi senior yang kaya' saya ceritain,, banyak yang benci..

    BalasHapus
  6. setiap tingkatan pasti ada enak dan gak enaknya..
    di jalani aja :)

    yang dibenci junior kan cuma senior yang jahat, jadi senior yang baik hati dong ^^

    BalasHapus
  7. @Vivi: Iya sih,, mending jadi senior yang nggak memanfaatkan status senior untuk seenaknya terhadap junior.. senior yang begitu yang dihormati junior.. :)

    BalasHapus
  8. untungnya nggak ada yang begituan dikampusku. :D

    BalasHapus
  9. @Chilfia: wah.. kuliah dimana btw?

    BalasHapus
  10. ih gelo! benci banget kayak gini..
    helo mau senior atau junior sama semua, kalo salah ya salah, g ada tuh kata2 senior selalu benar! bullshit <---esmosi!

    BalasHapus
  11. @Pipit: Iya tuh.. Jadi males jadi senior.. #loh?

    BalasHapus
  12. intinya apa yang mereka lakukan selama masa ospek ada esensinya ga? kalau ga ada hajar aja tu senior-senior tak tahu tata krama #ajaransalah

    salam saya ^^V

    BalasHapus
  13. @Farid: Wahaha..Saya juga gak mau anarki..

    BalasHapus
  14. Hentikan ospek2an...sebagai senior jangan bales dendam ke junior

    BalasHapus
  15. @Claude: Siap boss.. Kalau kita dendam, kita akan sama dengan oknum senior yang menyalahgunakan jabatan senior.

    BalasHapus
  16. Yup, soalnya di kampus gua yg lama, itulah yg terjadi. Budaya balas dendam...parah

    BalasHapus
  17. memang begitulah.. Kaya'nya tradisi yag kaya' gitu nggak bakalan hilang (krn banyak junior yg ingin balas dendam)..

    BalasHapus
  18. Hidup mahasiswa!!! hehe cie yang udah senior. Ane baru maba nih... -_-

    BalasHapus
  19. @anggahlstr: Hidup!!! Hhehehe.. Udah ospek belum?? Kuliah dimana?

    BalasHapus
  20. Wah, anak teknik juga ya?

    HIDUP ANAK TEKNIK! :D

    di kampus gue juga masih kental banget tuh yang namanya senioritas
    Slogan dari senior : "kami tidak membangun rasa takut, tapi rasa segan"

    baca post gue tentang ospek juga dong :
    http://notes-bulb.blogspot.com/2011/07/oh-shit-its-ospek.html
    *promosi :p

    BalasHapus
  21. @Zazuli: HIDUP TEKNIK.. :D

    Iya, tapi tahun ini senioritas udah agak di kurangkan di kampus kami..

    Ok.. Tekape..

    BalasHapus
  22. Gue sangat gak setuju sama hidup di bawah ancaman senior. Agak bingung aja sama sistem kesenioritasan Indonesia yg makin kesini makin gak nyambung. Sebagai junior, gue merasa terhina T.T

    BalasHapus
  23. @Aliv: Saya juga merasa begitu.. Sebagai orang yang pernah merasa menjadi junior, saya juga sangat tidak setuju dengan senioritas..

    BalasHapus
  24. congkel matanya pake sedotan

    BalasHapus