Jumat, 16 September 2011

Bad Day

Dalam kehidupan, seseorang pasti pernah mengalami hari yang buruk.. Hari Jum'at kali ini (16 September 2011) mungkin merupakan hari yang buruk bagi saya. Kenapa saya bilang begitu? 

Ini dimulai dari kamis malam, walaupun belum masuk hari Jum'at, tapi kan udah malam jum'at. Jadi ada komponen hari jum'atnya. Malam Jum'at paling horor yang pernah saya rasakan mungkin. Waktu itu masih jam 9 malam saya keluar dari kos-kosan dengan tujuan menge-print tugas saya untuk Jum'at, printer saya lagi rusak.. :(. Ada yang aneh aja di jalanan dekat SD (sekitar 50 m dari kos-kosan saya ada SD). Waktu saya lagi jalan, di dekat SD itu ada 2 buah lampu jalan yang besar, yang anehnya ketika 3 meter menjelang lampu pertama, lampu pertama itu mendadak mati. Saya mulai takut. Lalu saya lanjut jalan, 3 meter menuju lampu kedua, kejadian itu terulang di lampu kedua. Saya merinding. Saya mempercepat kecepatan jalan saya. Yang sebelumnya mungkin 3 KM/jam menjadi 30 KM/jam (emang ada orang jalan kecepatannya segitu???). Semakin seram.. Saya merasa ada angin yang niup kuduk saya. Akhirnya saya singgah dulu ke rumah teman, mau ngecek tugas. Baru deh saya pergi menge-print tugas yang sialnya tempatnya tutup, dan saya harus mencari tempat yang lain. Dan saya merasa ada yang mengikuti saya sampai saya pulang ke kos lagi.

Paginya, di hari Jum'at, saya kuliah jam setengah tujuh, nggak ada merasa apa-apa, yang saya pikirkan adalah "Kok ada besi panjang ini ya di depan rumah saya? Kok ada pisau di halaman kos saya?". Tapi saya dengan salah satu teman satu kos pun tetap lanjut pergi kuliah. Jadwal saya jam 7, namun sampai jam setengah 8 belum datang-datang. Kesal.. Beberapa saat kemudian ada telepon dari teman satu kos saya yang lain, dia bilang tadi malam rumah kemalingan, netbook dan handphone-nya hilang.. Hah?? saya kaget, teman-teman saya kaget, pak SBY kaget. Terus saya bilang "Terus gimana nih? saya ada kuliah.", kemudian dia bilang "ya udah, ntar kalau pulang kuliah, langsung ke kos ya!!!". "Ok", jawab saya. Memang yang hilang bukan barang saya, tapi kan hilangnya di kos saya, jadi saya ikut was-was. Dan dosen saya yang super rajin itu pun baru datang pukul 8.. Err..

Masuk ke kelas, dosen saya pun meminta tugas agar dikumpulkan. Kami-pun mengumpulkan tugas kami. Dan ternyata tugas kami semua tidak diterima hanya karena nama Project program yang kami buat (kami kuliah pemrograman java) tidak sesuai dengan yang di modul.. Cuma karena itu. Yang sejujurnya itu nggak penting-penting amat. Saya bikin nama Project program saya JavaApplication1, teman saya yang lain pun punya nama yang berbeda, dan bapak mau namanya HelloApplication, padahal kalau dijalankan, tuh program bisa jalan. Errr.. Kami semua berang (di dalam hati). Dan tugas kami dikembalikan untuk segera diperbaiki dan diserahkan esoknya. Saya pulang dengan rasa marah.. Di dalam hati saya berkata "kawin, kawin, kawin, kawin, kawin" atau kalau dalam bahasa inggris "fuck, fuck, fuck, fuck, fuck".

Saya pulang, saya sampai di kos. Saya bertanya perihal kemalingan tadi. Teman yang kehilangan netbook dan handphone itu menceritakan kalau pada jam 3 dini hari, barang-barang itu masih ada, pas bangun jam 7 udah nggak ada lagi. Padahal itu netbook baru, belum sampai sebulan beli.. Dan saya teringat bahwa ada besi dan pisau di depan rumah saya, saya berpikir pasti itu alat yang dipakai maling untuk merobek ventilasi rumah saya yang kurang aman tersebut, trus ngebuka kunci pintu, sehingga dia bisa leluasa mengambil barang teman saya yang kebetulan pada waktu itu lagi tidur di ruang tamu dengan netbooknya (ceritanya habis begadang ngerjain tugas). Walaupun bukan barang kepunyaan saya yang hilang, saya ikut was-was, siapa tau beberapa hari lagi maling itu datang lagi dan ngambil barang milik saya. Siapa yang tau..

Hari Jum'at belum berakhir, dan semoga saja tidak ada lagi hal-hal buruk yang menimpa saya. Amin..

12 komentar:

  1. Aamiin, :)

    kalau anak kuliahan, barang yg benr2 harus dijaga ya laptop itu, selain karena harganya yg lumayan , data2 tugasnya juga penting :3

    tetap semangat :D

    BalasHapus
  2. Thanks ya.. Iya nih,, kemarin2 mungkin kami agak ceroboh. Tapi, InsyaAllah besok-besok nggak lagi. :)

    BalasHapus
  3. Di dalam hati saya berkata "kawin, kawin, kawin, kawin, kawin" atau kalau dalam bahasa inggris "fuck, fuck, fuck, fuck, fuck" ----> NGAKAK! =))

    btw kesian banget nih ceritanye.... gak lo gak temen lo pada sial semua. sesuatu yah =..=

    BalasHapus
  4. @Irvina: HHehe.. Iya nih. Sesuatu banget.. Tapi sesuai pepatah "bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian", moga besok mendapatkan sesuatu kebahagiaan yang tak disangka-sangka. #eaaa.

    btw, thanks kak udah mengunjungi...

    BalasHapus
  5. :) , biasanya ceroboh ma suratan takdir kalau nasib malang :3

    teman sekostku juga kemalingan kemarin, laptop ma HP hilang padahal kamarnya dikunci, penjaga kost gak kemana2, kamarnya dilantai atas. Pencurinya gak tau masuk darimana. Pintu kamarnya juga gak rusak.

    Yah yg namanya musibah, mana kita tahu . . . ya kan? :3

    BalasHapus
  6. ini 2 postingan yang dibaca malam ini kok bikin kuduk merinding semua... jera deh...
    ampuuun...

    BalasHapus
  7. emang 1 lagi baca yg mana? bagi link, dong....

    BalasHapus
  8. @Pipit: HHehe. Iya.. Malang tak bisa ditolak.. :D
    @Nanda: Iya ya? lebih seram mana daripada cerita horor Ingga Nasution?
    @Yohanes: blog kak @Irvina munngkin. kancut-beringas.blogspot.com

    BalasHapus
  9. kutipan ceritanya yang ini, ya?

    "...dan anak kelas enam pun dibenci anak kelas lima. TAMAT."

    BalasHapus
  10. Wah... saya turut berduka atas kemalangan yang menimpa teman Afrinaldi... :(

    BalasHapus