Sabtu, 01 Oktober 2011

Amanah

Assalamualaikum..

Bagaimana kabar sahabat semuanya? Semoga dalam keadaan baik.
Kemarin tanggal 30 September. Ada peringatan dua kejadian besar, yaitu G30SPKI dan juga gempa bumi Sumatera Barat pada tahun 2009. Mari kita semua  berdoa agar korban dari kedua peristiwa tersebut tenang di alam sana. Amin..

Amanah, di dalam Islam kita semua memiliki amanah yang harus dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Karena pada dasarnya kita semua adalah pemimpin yang diciptakan Allah. Amanah itu harus dijaga dengan baik.

Saya merasa kesal dengan orang yang tidak menjaga amanah, contohnya yang saya rasakan baru-baru ini. Di postingan sebelumnya saya menceritakan tentang peristiwa kemalingan di kos-an saya. Karena kami merupakan warga yang baik, maka kami melaporkan peristiwa tersebut ke ketua RT. Tapi apa yang kami dapatkan, baru masuk saja kami sudah dikatakan tidak sopan. Kami kurang sopan apa lagi? Kami sudah mengucapkan salam dan bertingkah baik. Kalau kami baru datang, langsung masuk dan duduk di kursi, itu baru tidak sopan.
 
Setelah dikatai demikian, kami menceritakan kejadian yang kami alami. Dan dia bilang "Kalian kalau sudah ada urusan dan kemalangan, baru datang ke rumah saya". Err.. Jadi maunya gimana? Walaupun kami tidak ada urusan, apa kami harus datang ke rumah bapak juga?? 

Saya :  Assalamualaikum
RT    : Waalaikumsalam, iya ada apa?
Saya : Nggak ada apa-apa, cuma mau menampakkan wajah saja, saya pergi dulu, Assalamualaikum.

Apa seperti itu yang bapak mau?? buang-buang waktu.

Lalu, pak RT itu bilang "nama kalian belum ada di daftar warga sini, jadi saya tidak bisa mengurusnya". What?? waktu pertama kali saya sampai di rumah ini, saya sudah langsung melapor ke RT lama. Saya ini juga tahu peraturan.

Akhirnya, dengan kesal kami keluar dari ruangan itu. Padahal dia baru beberapa bulan jadi ketua  RT, dan sudah mengabaikan tugasnya sebagai ketua  RT. Kami mengadu ke RT lama, dan dia bilang sudah menyerahkan data-data warga ke RT yang baru ini.

Ketua RT lama, dulu dia pernah meminta semua warga untuk melakukan gotong royong. Kami laksanakan. Tapi, dia tidak ikut gotong royong, malah nonton TV di rumahnya. Err..

Saya membuat tulisan diatas, bukan berarti saya tidak pernah melalaikan amanah, tapi saya tidak pernah separah itu. Ok, mungkin mereka berpikir kami tidak akan melawan ataupun mengkritik, tapi hukuman Tuhan terhadap orang yang melalaikan amanah itu cukup besar. Lihat, dengan pak RT kami tidak menjaga amanah, saya jadi menulis ini dengan emosi sehingga saya berdosa. Jadi bapak juga berdosa karena membuat orang lain berdosa (Saya juga nggak ngerti apa yang saya tulis)..

Tulisan ini saya untukkan kepada kita semua, agar dapat menjaga amanah. Mungkin kita tidak bisa se-amanah Nabi Muhammad SAW, tapi paling tidak kita bisa berusaha sekuat mungkin untuk menjaga amanah, untuk keselamatan kita di kehidupan selanjutnya. Sebaik-baiknya orang, adalah orang yang bisa menjaga amanah. #wusshh..

Assalamualaikum..

10 komentar:

  1. astagfirulloh..
    baru RT aja udah kayak gitu. Gimana kalau jadi anggota DPR??

    jangan kau laknat bangsa ini ya Allah....

    BalasHapus
  2. Amin.. Mungkin krn banyak pemimpin yang begitu, akhirnya banyak musibah di negeri ini.

    BalasHapus
  3. Itulah kenyataan yang ada saat ini,mulai dari bawah hingga kalangan atas berprilaku tsb,karena sikap amanah tidak ditekankan dalam bangku sekolah hanya nilai ipk & nilai uan yang di pentingkan dengan menghalalkan segala cara & upaya
    Amanah akan membawa kita dalam kehidupan yang tenang & penuh syukur
    Dah saya follow balog kamu,gantian follow back balik ya

    BalasHapus
  4. Semoga Pak RT ini diterima disisimu ya Allah...

    BalasHapus
  5. Allahu Akbar, ternyata gak disini doang yang RTnya dodol, disana juga ya Af...

    bokap gue juga RT, udah 11 tahun, tp gak gitu juga kali.

    namun kalo denger cerita bokap ye, banyak RT2 lain yg kagak memegang amanah.

    banyak banget RT2 sini yg demen korupsiin duit. Alhamdulillah, bokap gue bukan tipe orang kayak gt, sehingga bokap gue dipercaya warga untuk mengemban sbg RT hingga 11 tahun lamanya :D

    trus yah, itu orang baru jadi RT kok belagu bener? gimane kalo dikasi jabatan di MPR? HAHAHA

    NGENES!

    inilah Indonesia :p

    BalasHapus
  6. @Andi: Thanks udah mengunjungi..

    @Nanda: Amin Ya Allah..

    @Irvina: Wah,, 11 Tahun? Biasanya yang bisa dikasih jabatan selama itu tuh, orang yang bisa menjaga amanah. :). Semoga kita bisa menjaga amanah selalu. :)
    Makanya saya bilang, kok dia gitu?? kalau sampai dia jadi anggota MPR,, behhh.. Tambah banyaklah yang bisa menjadi sebab terjadinya bencana.

    BalasHapus
  7. salam kenal. anak kerinci?? *gak ada baca postingan :D

    BalasHapus
  8. Yah beginilah jadinya kalo RT dan RW gak dihargai. :(

    Kayak di Solo dong, katanya ketua RT dan RW aja dilantik ama Pak Jokowi sang walikota. Jelas RT RW merasa dihargai. :(

    BalasHapus
  9. @Agungtmaladewa: Hhehe iya bang..

    @Asop: Kami udah menghargai RT itu kok.. Nggak pernah berbuat kesalahan (setahu saya) malah..

    BalasHapus