Sabtu, 29 September 2012

30 September

30 September 2009. Ketika Padang dipenuhi air mata, ketika Padang dipenuhi dengan darah.
30 September 2009. Anak kecil, orang tua, semuanya ketakutan.
30 September 2009. Mereka bilang itu karena pergerakan lempeng. Al Qur'an bilang itu cobaan, atau bahkan hukuman?

Ketika itu, aku belum di Padang. Ketika itu aku masih berada di 250 KM dari Padang.
Aku sedang beradu taktik dalam video game dengan teman ketika goncangan besar menimpa Padang.
Begitu kuat, bahkan di tempatku sedang dudukpun goncangannya begitu kuat.
Cemas, akupun segera menuju ke rumah.
Kulihat orangtuaku sedang menyaksikan berita di TV, ketika itu juga Mamaku mencoba untuk menghubungi sanak saudara yang di Padang.
Sia-sia. Tak ada yang bisa dihubungi. "Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif", begitu suara di telespon.
Masih teringat bagaimana paniknya orangtuaku ketika untuk menelpon pun tak bisa.
Dan masih teringat bagaimana leganya orangtuaku ketika mengetahui semua keluargaku selamat.
Begitu banyak nyawa melayang, begitu banyak tangisan di Kota Padang.
Mengerikan.

3 Tahun sudah kejadian itu berlalu. 
Semoga tak terulang kembali. 
Aamiin.

2 komentar:

  1. Jadi inget beberapa hari sesudah G30SPDG gw bikin prediksi...
    dan ternyata beneran >,<

    Gw sempat nulis 1 lagi, gw harap yang itu nggak terwujud.
    Gw ketakutan parah pas nulisnya....

    BalasHapus
  2. Ebuset, Kalau boleh tau. Apaan prediksinya Nes?

    BalasHapus